JurnalTepungTerigu

Memulai Hidup Minimalist dengan Mudah

7 comments

Cara memulai hidup minimalist


Sebagian orang memutuskan memulai hidup minimalis dengan berbagai pertimbangan. Tidak mudah dan butuh waktu lama untuk terbiasa dengannya. Namun berkat panduan dari buku, apalagi penulisnya sangat berpengalaman, maka bisa jadi lebih mudah. 

Nah, dari buku yang akan aku ulas kali ini dapat membantu kalian semua dalam Menjalani kehidupan minimalis. Aku sendiri merasakan daya tarik dan manfaatnya. Oleh sebab itu aku sangat ingin membagikannya kepadamu yang juga sedang berjuang. Buku tersebut ditulis oleh Leo Babauta yang berjudul The Simple Guide to a Minimalist Life. 

Prinsip-Prinsip dalam Minimalist

Sebelum secara gamblang membahas prinsip hidup minimalis, ada baiknya kamu harus tahu apa hidup minimalis itu? Sebagaimana yang dijelaskan oleh penulis, hidup minimalis adalah sebuah usaha menyingkarkan apapun yang tidak perlu. Dengan begitu, ada ruang yang menjadi kegembiraan.

Babauta juga mengatakan bahwasanya habit ini dilakukan untuk menghapus kekacauan dalam segala bentuk. Kamu hanya akan merasakan kedamaian dan kebebasan tanpa beban. Dari definisi ini, dapat disimpulkan sesungguhnya nilai utama dari minimalis adalah kualitas, bukan kuantitas.

Secara terperinci, si penulis yang juga merupakan seorang blogger ini menjabarkan mengenai prinsip dalam minimalis. Terdapat 5 pedoman yang harus dipegang teguh dan dieksekusi secara sungguh-sungguh, yakni:

1. Menghilangkan yang tidak perlu

Bagi pemula, hal ini pasti akan sangat merepotkan. Namun bagaimanapun sulitnya prinsip ini harus dijalankan. Tengoklah satu persatu barang di rumahmu, lalu singkirkan yang tidak diperlukan. Ingat kembali bagaimana peran suatu barang yang kamu miliki. Jika hanya sekali dipakai sejak lama membelinya, maka ia masuk kategori tidak perlu.

2. Mengenali Penting dan Tidak Penting

Kamu harus tahu betul kebutuhanmu setiap hari. Apa yang paling penting? Apa saja yang menunjang terhadap pekerjaan? Apa saja yang membuatmu senang? Pertanyaan-pertanyaan seperti dapat membantumu untuk memberikan label pada barang. Terlebih saat kamu hendak membeli sesuatu.

3. Memperhitungkan Segala Hal

Jika sebelum memulai hidup minimalis kamu sering melakukan dengan random, maka saat ini harus terencana. Perhitungkan setiap kegiatan yang kamu lakukan. Apakah hal tersebut layak dan memberikan manfaat? Semua yang terjadi dalam hidupmu harus bermakna dan berkualitas.

4. Menjalani Kehidupan dengan Gembira

Jika hari-harimu tidak bahagia, maka bisa dipastikan kamu belum maksimal menjalani konsep kesederhanaan ini. Lakukan segala hal yang membuatmu gembira. Jangan biarkan berlalu dengan kehampaan.

5. Memilah secara Terus Menerus

Tidak hanya di awal saja proses memilih dan memilah barang beserta kegiatan. Prinsip ini akan terus berlangsung selama kamu hidup. Karena prinsip ini yang akan mempermudah kamu beraktifitas. Meninjau secara berulang sangatlah penting untuk menghasilkan sesuatu yang berkualitas. 

Cara Memulai Hidup Minimalist

Dengan menggunakan bahasa yang lugas, buku ini akan sangat mudah dicerna oleh pembaca. Memulai untuk hidup yang serba sederhana saja sudah pasti sulit. Apalagi harus membaca panduan yang rumit. Tulisan Babauta sangat direkomendasikan untuk kamu pilih sebagai pedoman.

Dia menjelaskan langkah-langkah memulai gaya hidup minimalis secara spesifik dan terarah. 4 langkah penting yang menjadi awal perjuanganmu adalah sebagai berikut:

1. Merasa cukup dengan yang kamu miliki

Tantangan terbesar untuk menjalani lifestyle ini adalah godaan membeli barang baru. Segera lah kamu menyadari bahwa kamu tidak lagi membutuhkan benda lebih banyak. Semua yang kamu miliki sudah sangat cukup untuk melangsungkan kehidupan.

Kamu akan menemukan banyak solusi untuk mengatasi kegilaan membeli barang-barang dalam buku ini. Meskipun semua yang dia tulis berdasarkan sudut pandangnya, namun ia tetap membebaskan pembaca menemukan caranya sendiri. 

2. Bereskan Kekacauan

Beraktifitas akan lebih menyenangkan saat semua tampak rapi. Semakin minim kekacauan, maka akan semakin mudah dan cepat melakukan banyak hal. Kekacauan ini tidak hanya terbatas pada kondisi rumah, namun juga komputer, jadwal harian, keuangan, perjalanan, dan semua aspek kehidupan. Lakukan secara bertahap.

3. Sederhanakan Rutinitasmu

Berhenti merasa bisa melakukan banyak hal dalam satu waktu sekaligus. Meskipun kamu adalah seseorang yang cerdas dan berbakat, tetap sederhanakan jadwalmu. Jangan bebani hidup dengan banyak tanggung jawab. Fokus saja pada hal yang produktif.

4. Pilah Semua Kegiatan

Setelah itu cari tahu secara detail kegiatan apa saja yang penting untukmu. Lakukan pemilahan ini dengan menjalankan prinsip minimalis. Pilah secara terus menerus.

Menyederhanakan Berbagai Aspek

Dalam buku The Simple Guide to a Minimalist Life ini mengupas tentang bagaimana menyederhanakan banyak hal. Terdapat 24 sub pembahasan yang penuh daging. (Bukan daging ayam, daging sapi, daging bebek yaa). Penjelasannya sangat memotivasi untuk menjalani gaya hidup minimalis. Penuh dengan solusi yang memudahkan kita.

Penjelasannya dari berbagai aspek meliputi ruang kerja, jadwal, penggunaan komputer dan pengarsipan data, make up, makanan, perjalanan, hingga pada bidang kebugaran. Ada pula kiat untuk menghadapi orang lain yang tidak menerapkan hidup minimalis. Menarik, bukan? Sangat menarik! Maka dari itu aku ulas di sini 😁

Tentang Leo Babauta dan Bukunya

Sempat aku singgung sebelumnya bahwa Leo Babauta adalah blogger yang tinggal di San Fransisco. Konten yang ia tulis adalah semua hal tentang kesederhanaan dan kesadaran. Dan dari blog yang ia beri nama Zen Habits, akhirnya lahir buku ini. Dia juga seorang vegetarian yang menginspirasi para pemeluk minimalisme. Jadi, tidak diragukan lagi kesuksesannya dalam menjalani lifestyle ini.

Jika harus memberikan penilaian berupa bintang, maka aku kasi 4 dari 5 bintang. Buku ini tidak hanya bagus dari segi isi, namun juga tampilan. Layoutnya yang menyegarkan mata, design serta pemilihan warnanya membuatku semangat baca hingga akhir. Harganya pun sangat terjangkau. Menurutku pribadi buku ini sangat worth it untuk kamu koleksi. Eits, dibaca juga yak, jangan dipajang doang!

Kekurangannya adalah Leo Babauta tidak membahas tentang mengorganisir kehidupan dalam dunia virtual. Menurutku ini akan sangat berguna di masa sekarang. Bagaimana kita memperlakukan aplikasi-aplikasi dari smartphone, menyederhanakan pertemanan di media sosial, dan lain sebagainya.

Akan semakin menarik ketika ada panduan mengenai hal tersebut. Kita tidak hanya butuh mengatasi kehidupan nyata. Namun kehidupan maya pun perlu dikontrol menjadi lebih sederhana. 

Terlepas dari kekurangan tersebut, aku berhasil memulai hidup minimalist dengan mempraktekkan panduan dalam buku ini. Aku sangat merekomendasikannya padamu yang juga mau menerapkan hidup minimalis.


Judul Buku : The Simple Guide to a Minimalist Life

Penulis : Leo Babauta

Penerjemah : Sushela M. Nur

Penerbit         : Bright Publisher

Tahun Terbit    : 2019

Tebal Buku : v + 162 halaman

ISBN : 978-602-5868-54-2


Miela Baisuni
Jatuh cinta pada buku sejak sekolah menengah, menulis adalah kecintaan mulai usia yang kalau ditanya jujur terus jawabannya. Sekarang milih fotografi dan travelling sebagai pelengkap hobi sebelumnya. Nice to see you!

Related Posts

7 comments

  1. Cowok katanya hidupnya gampang banget hidup minimalis, karena memang nalurinya ga mau ribet. Setuju ga kak Miela?

    ReplyDelete
  2. Aku tuh pengen bisa minimalis gitu, tapi kok ya gimana, kalau masak alatnya saja nggak cukup satu pisau.

    ReplyDelete
  3. Aku tuh hobi ngecek akun-akun yang akun follow gitu tiap beberapa waktu. Kalau merasa akunnya gak terlalu berpengaruh sama aku ya aku unfol deh wkwk

    Hidup minimalis tuh impianku, tapi masih jauuh banget rasanya jalan ke sana :D

    ReplyDelete
  4. Gimana ya, aku kok gak minimalis hidupnya😅
    Kadang kalo msalah brang aku suka bgt 'pelihara' tapi diujungnya pasti msuk Tong sampah😅😅

    ReplyDelete
  5. Aku typical yang suka buang barang. Karena malas punya banyak barang di rumah. Sepeninggal almarhum ibu.. aku banyak memberikan barang2 yang menurutku nggak kubutuhkan lagi ke orang2.. karena sumpek.. pengennya tuh rumah bisa lapang...cukup rak buku dan karpet doang gitu di ruang tamu hehe.

    ReplyDelete
  6. Aku dari dulu ga suka punya banyak baju, karena ribet banget liat lemari yg penuh. Kalau baju secukupnya, ga bakal males nyetrika 😆

    ReplyDelete
  7. Lagi nata rumah dg minimalis nih, emang lebih nyaman di hati dan pikiran

    ReplyDelete

Post a Comment