JurnalTepungTerigu

Pengalaman Mendebarkan Membeli dan Memasang TLD

2 comments
Susah Senangnya Membeli dan Memasang TLD

Bulan November 2020 begitu bersejarah dalam karirku sebagai blogger. Keinginan untuk membeli dan memasang TLD akhirnya terwujud. URL blog yang awalnya masih berembel-embel blogspot, kini sudah beralih ke .my.id.

Sebenarnya niat awal dalam pemasangan TLD, aku berencana menggunakan domain .com. Namun rezeki tak terduga datang. Aku mendapat dooprize dari kelas Growthing berupa domain .my.id. Meskipun harganya murah, bahkan bisa dibilang paling murah seantero dunia, (hahahaha, lebay kali yak) aku tidak menyepelekannya. Aku berharap dari keberuntungan tersebut dapat memberikan berkah untuk berkarir di dunia blogging.

Berdasarkan ilmu yang aku dapat dari mentor kelas Blogspedia Coaching for newbie, domain .my.id juga tidak kalah bagusnya dengan domain yang lain. Ia punya kualitas bersaing dan sangat ramah di kantong. Hanya butuh Rp12.000 per tahun. (ini mah lebih murah dari harga air mineral segalon, cuy!).

Apakah TLD itu?

Bagi kamu yang masih sama cupunya denganku dalam perbloggingan, TLD mungkin masih terdengar asing. Sebelum belajar dan memperbaiki kualitas blog secara serius, istilah ini benar-benar baru dalam kamus otakku. Merupakan singkatan dari Top Level Domain, TLD sangat berpengaruh terhadap kualitas sebuah website.

TLD adalah bagian paling akhir dari alamat website. Sebutan lainnya juga dikenal dengan custom domain. Kamu pasti sudah sering melihat kata .com, .id, .gov, .my.id, dan .net. Istilah-istilah tersebut hanyalah segelintir dari beragam Top Level Domain yang bisa digunakan untuk sebuah website.

Tidak hanya jenisnya yang banyak, harganya pun beragam. Mulai dari puluhan ribu sampai ratusan ribu. Jasa penyedia domain ini juga sangat mudah diakses. Ada Rumahweb, Niagahoster, Hostinger Indonesia, DomaiNesia, SiteGround, dan lain-lain. Kamu bisa memilih salah satunya untuk membeli domain impianmu.

Sebelum beralih ke Top Level Domain, kamu perlu memantapkan terlelbih dahulu tema serta konten yang akan kamu sajikan di blog. Hal itu karena akan menjadi pertimbangan juga dalam memilih jenis TLD. Apakah kontenmu fokus untuk bisnis, website informasi suatu lembaga, atau berisi sharing pengalaman pribadi?

Bagi pengelola organisasi, maka TLD yang cocok adalah .org dan .go.id. Apabila pembuatan website yang kamu lakukan untuk berbagi pemikiran dan pengalaman pribadi, maka bisa memilih .com, .my.id, dan .co.id. Berbeda lagi website yang digunakan oleh lembaga pemerintahan, TLD yang biasanya digunakan adalah .info, .gov dan .go.

Itulah mengapa TLD memiliki peran penting dalam membangun sebuah blog atau website. Sampai di sini apakah kamu masih bingung dengan istilah ini?

Manfaat Custom Domain

Jika saat ini kamu belum punya cukup budget untuk membeli TLD, setidaknya ketahui terlebih dahulu mengenai manfaat dan fungsinya. Selain itu supaya kamu lebih paham tentang satu istilah blogging ini. Berikut manfaat custom domain alias alamat website yang dipesan khusus:

1. Meningkatkan Kredibilitas Blog

Salah satu kekuatan dari TLD adalah meyakinkan para pengunjung akan kualitas dan kredibilitas blog kita. Akan berbeda kesan yang ditimbulkan ketika masih menggunakan blogspot. Domain bawaan hongting Google tersebut membuat user kurang percaya untuk mengaksesnya. Ketika kita memutuskan membeli dan memasang TLD, maka kesempatan untuk mendapat lebih banyak pengunjung akan meningkat.

2. Menjadi Perwajahan Website

Selain menunjukkan eksistensi, custom domain juga mempermudah netizen mengenali blog kita. Terutama dalam hal niche dan tujuan dari website. Semisal domain .info dominan menunjukkan perwajahan blog yang berisi tentang segala macam informasi. Baik dari sebuah organisasi maupun lembaga pemerintahan. Kemudian domain .id mengindikasikan diri sebagai website berbahasa Indonesia.

3. SEO-Friendly

Sebuah blog yang menggunakan Top Level Domain akan lebih mudah muncul di halaman pertama mesin pencarian. Faktor yang mendukungnya adalah SEO-friendly yang ada dalam TLD. Manfaat ini tentu akan membantu kita dalam meningkatkan traffic postingan blog.

4. Mendatangkan Cuan

Nah, ketika traffic di blog semakin tinggi, maka cara mendatangkan cuan melalui tulisan akan lebih mudah. Alamat blog yang kredibel, konten yang berkualitas, didukung dengan pengunjung yang banyak akan membuat perusahaan melirik kita untuk bekerja sama.

Membeli dan Memasang TLD Sendiri

Kendati pun TLD yang aku gunakan saat ini diperoleh dari doorprize, namun proses pembelian dan pemasangannya kulakukan sendiri. Pihak pemberi hadiah hanya membayar checkout yang kubuat di penyedia jasa domain.

Dari sekian banyak pilihan, aku pribadi membeli domain TLD di Rumahweb karena mendapat rekomendasi dari para blogger senior. Aku tidak pikir panjang untuk menyeleksi penyedia jasa yang lain karena masih awam dalam hal ini. Pertama kali berhadapan dengan per-domain-an sungguh membuatku deg-deg kan sepanjang prosesnya.

Untuk memudahkan dalam melakukan step demi stepnya, aku mengikuti cara memasang TLD yang dibuat oleh blogger senior, Maritaningtyas. Tutorial darinya sangat ramah untuk para cupuers. Bahasanya ringan dan dekat dengan keseharian.

Kendatipun demikian, masih saja step yang kulakukan ada yang luput. Waktu itu aku sudah sampai di tahap akhir. Biasanya hanya butuh 10-20 menit saja untuk mengaktifkan custom domain melalui dassbord blog. Namun aku harus menunggu sampai lebih dari 24 jam. Sungguh penantian yang membuatku tidak nyenyak tidur.

Setiap satu jam sekali aku mengulangi step terakhir. Berbagai deretan doa kubaca, ternyata tidak kunjung berubah ke domain yang sudah kubeli. Tangan ini jadi gatal untuk terus memantau setiap kali pegang handphone. Sudah tidak kuat menunggu lagi, akhirnya aku berdiskusi dengan sesama blogger. Beruntung sekali mentorku memberika pencerahan.

Permasalahannya ternyata adalah adanya step yang belum kulakukan. Padahal aku sudah merasa mengikuti semua hal yang ada di tutorial. Namun apalah daya, itu perasaanku saja. Ibarat cinta bertepuk sebelah tangan, hanya aku yang punya feeling, gebetanku tidak. Ada hal yang tidak matching dari yang kulakukan untuk menarik perhatiannya. (ini kok malah bahas percintaan 😆😂😂).

Setelah mengulang dari awal dengan lebih hati-hati, akhirnya berhasil! Ketika kamu hendak melakukannya juga, kunci utamanya tentu TELITI dan SABAR. Jika belum berhasil, pasti ada yang terlewatkan. Jadi jangan kapok mengoreksi setiap step yang sudah kamu lakukan. Satu lagi, jangan malu untuk bertanya.

Siap Menjadi Professional Blogger

Kini blog kesayanganku sudah menggunakan TLD, maka tentu aku semakin cinta. Dengan domain baru tersebut, semangat untuk ngeblog semakin kuat. Aku siap untuk menjadi blogger professional. Tidak hanya memberikan manfaat melalui tulisan, tapi aku juga berusaha untuk membantu para pengusaha yang membutuhkan keahlian menulisku. Ya, tidak munafik juga biar dapat cuan. Hahahaha.

Namun meskipun tidak dapat pun tidak apa-apa. Menjadi referensi untuk orang lain saja untuk kebutuhan mereka sudah sangat membuatku bahagia. Aku akan berusaha lebih produktif lagi dalam menghasilkan karya yang berkualitas. Sebagaimana alasan blogging yang pernah kuposting, aku ingin bersenang-senang dan membuatmu betah di sini.

Salam kenal untuk kamu, para pengunjung baru Jurnal Tepung Terigu 😉 Silahkan mampir ke about me jika penasaran dengan authornya 😗 

Semoga pengalamanku saat membeli dan memasang TLD ini bisa membuatmu percaya diri untuk terus berkembang. Semoga kamu juga segera dapat beralih ke custom domain agar lebih kece dan semangat menulis!
Miela Baisuni
Jatuh cinta pada buku sejak sekolah menengah, menulis adalah kecintaan mulai usia yang kalau ditanya jujur terus jawabannya. Sekarang milih fotografi dan travelling sebagai pelengkap hobi sebelumnya. Nice to see you!

Related Posts

2 comments

  1. Selalu senang berkunjung ke blog jurnal tepung terigu. Cerita yang dibuat mengalir dan enak dibaca.
    Akhirnya bisa pasang TLD juga ya mba, walaupun sempat ada hambatan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih sudah berkunjung 😉 betah betahlah di sini, Kak 🤭

      Delete

Post a Comment