JurnalTepungTerigu

Jurus Jitu Branding di Media Sosial Twitter

Post a Comment
Strategi Membangun Branding di Media Sosial

Di era yang penuh dengan aktifitas digital menuntut kita untuk melek teknologi. (Bukan malah melek malem-malem sampe pagi ngapelin gebetan ya! :v ) Banyak masyarakat yang kini menggunakan internet untuk mempermudah berbagai kebutuhan hidup. Bahkan aktifitas branding di media sosial hampir menjadi hal wajib. Tujuannya beraneka ragam. Ada yang mencari teman baru, ada yang ingin mendatangkan cuan, dan lain sebagainya.

Mengapa harus di media sosial? Platform ini memberikan banyak ruang untuk mengekspresikan diri. Dari hal-hal sederhana bisa menjadi sesuatu yang menarik dilakukan di media sosial. Ruang berinteraksi di dunia maya ini menyatukan beragam manusia dari seluruh dunia. Mengunggah foto dan video, saling berkomentar, mengadakan challenge adalah beberapa aktifitas yang menjadi rutinitas harian.

Manfaat Media Sosial

Maraknya penggunaan media sosial tentu tidak terlepas dari perannya yang memberikan banyak manfaat. Dari tahun ke tahun, media social user terus meningkat. Berdasarkan data terbaru dari survey yang dilakukan oleh Hootsuite (We are Social), terdapat sekitar 160 juta orang yang bermedia sosial secara aktif. Jika dilihat dari jumlah populasi masyarakat urban Indonesia, tentu ini adalah angka yang sangat fantastis.

Berikut ini manfaat dari media sosial yang tidak boleh disia-siakan:

1. Menjalin Silaturrahmi

Tidak jarang kita dipertemukan dengan teman-teman lama di media sosial. Bahkan kerabat yang selama ini tidak akrab dengan kita bisa menjadi lebih dekat berkatnya. Menjadi wajar ketika banyak warganet yang memanfaatkan medsos sebagai media bersilaturrahmi. Hal yang menarik, medsos membantu netizen untuk tetap tahu kabar mantan kekasihnya dengan stalking akun. Apakah kamu salah satunya? 😋 

2. Menambah Koneksi

Sebaliknya, ketika ada orang yang berusaha move on dari si doi, media sosial menjadi salah satu tempat pelarian. (Tiba-tiba aku mengingat masa lalu, Ecieeee). Tujuannya tentu untuk berkoneksi dengan orang-orang baru. Begitu pun bagi orang-orang yang sedang berbisnis, upgrade skill dan sebagainya. Menambah circle pertemanan lebih mudah melalui jejaring sosial.

3. Branding diri atau produk

Manfaat ini yang sangat signifikan membuat orang tertarik pada media sosial. Pasalnya, para user bisa menjadi apapun yang mereka butuhkan untuk membangun personal branding. Kamu juga harus cerdas dalam menggunakannya. Terlebih ketika kamu menjadi seorang content creator maupun memiliki produk yang hendak dipasarkan.

4. Mempromosikan Blog

Nah, bagi kamu yang menggeluti dunia blogging, gunakan jejaring sosial sebagai media promosi tulisanmu. Apalagi saat kamu belum berhasil mengoptimalkan SEO optimization untuk muncul di page one Google. Media sosial akan sangat membantu mendongkrak pageview blog yang kamu kelola. 

Pentingnya Memilih Jenis Media Sosial

Setelah mengetahui manfaatnya, kini kamu perlu memilih media sosial apa yang akan digunakan untuk branding dan mempromosikan blog. Dari sekian banyak media sosial yang eksis, ada 4 platform yang sangat populer, yakni Facebook, Twitter, Instagram, dan Tik Tok. Jika kamu menjadi bagian dari semua medsos ini, maka segera pilih salah satunya sesuai kecenderunganmu. Faktor kenyamanan dan jumlah follower menjadi faktor pertimbangan.

Kali ini aku akan fokus pada platform Twitter. Media sosial tersebut sangat berpeluang untuk menjadi tempat menguatkan branding. Terlebih lagi dalam memperkenalkan blog dan menemukan pembaca setia.Terlihat setiap kali terjadi sebuah peristiwa apapun itu, warga Twitter selalu menjadi yang pertama membuatnya viral.

Cara Melakukan Branding di Media Sosial Twitter

Jurus Jitu Branding di Media Sosial

Butuh strategi yang tepat untuk mencapai branding yang bagus di Twitter. Jika selama ini kamu berbagi keluh kesah di timeline, maka mulailah upgrade kebiasaan tersebut. Berikut ini jurus jitu yang aku dapatkan dari Ilham Sadli, pemateri Marathon Coaching Growthing.id di perayaan Hari Blogger Nasional:

1. Menentukan Target Sasaran

Tidak berbeda dengan platform media sosial yang lain, di Twitter kamu juga harus memetakan audience. Kenali target sasaranmu berdasarkan kebiasaan, usia, gender, pendidikan, gaya hidup, bahkan hal-hal yang mereka sukai. Dengan begitu kamu akan lebih terarah dalam membuat konten.

2. Personal Positioning

Branding serta citra yang hendak kamu bangun harus spesifik. Akan diingat sebagai orang yang seperti apakah dirimu di mata para follower? Semisal, kamu ingin dikenal dengan postingan yang kental humor. Bisa juga menjadi orang yang bijaksana melalui quote motivasi. Hal ini penting agar branding yang kamu bangun berhasil dengan cepat.

Ketika kamu sudah menentukan personal positioning, terapkan beberapa hal ini untuk mewujudkannya:

a. Rutin SKSD

Melakukan banyak interaksi bahkan dengan orang asing adalah cara yang ampuh untuk meningkatan traffic akunmu. Tidak perlu malu untuk nimbrung di banyak obrolan para follower. Jangan cuek ketika ada yang mengomentari postinganmu. Ibarat mengincar gebetan, yam au tidak Sok Kenal Sok Deket, dong!

b. Saling Follow di Luar Circle

Berada di sekeliling orang-orang yang satu profesi dan memiliki passion yang sama memang lah menyenangkan. Namun jangan lupa untuk melebarkan sayap pertemananmu meski bukan sesam blogger.

c. Memantau Analytics

Sebagaimana rutinitas di blogging, bermain di medsos juga harus sering memantau analytics. Kamu akan tahu perkembangan dari performa akun yang kamu kelola. Jika strategi terdahulu tidak berhasil, maka kamu bisa segera memperbaharui strategi.

d. Muncul di Konten Viral

Hal apapun yang trending dapat menjadi ladang untuk meningkatkan eksistensi kita. Setiap kali ada konten viral di Twitter, muncullah dengan postingan atau komentar nyentrik yang sesuai dengan topik. Namun tetap tunjukkan pesonamu sebagaimana positioning yang kamu bangun. Jangan lupa juga untuk waspada terhadap topik yang mengandung sara. 

3. Jadilah Berbeda dan Menonjol

Agar terlihat berbeda dan menonjol, gunakan nama akkun yang unik. Sebuah nama yang mudah diingat. Contohnya pakai nama sejenis Pendamping Cadangan, Pawang Hujan, Pengagum Rahasia, dan lain-lain. Selain itu, kamu juga bisa lakukan dengan menggunakan avatar yang menarik perhatian namun tetap sopan.

4. Membangun Ciri Khas Akun

Setiap hal yang punya ciri khas akan lebih mudah dikenal dan diingat. Begitu pun yang akan terjadi padamu jika fokus pada branding.

a. Niche dan Tujuan

Topik yang akan sering kamu bahas di timeline harus terarah dan fokus. Pilihlah niche yang “kamu banget”. Apapun topiknya, entah itu politik, feminisme, pendidikan, kesehatan, relationship, dan sebagainya, ia membantu para follower mengingatmu dengan baik. Tujuanmu juga harus jelas semisal untuk menghibur, mengedukasi, dan lainnya.

b. Karakter

Karakter juga sangat penting dalam membentuk citra. Apakah kamu ingin dikenal sebagai orang yang berwibawa, lucu, inspiratif, periang, atau profesional? Hal itu bergantung pada tujuan awalmu. Maka sesuaikanlah agar optimal. 

c. Bahasa

Kemudian pilih juga bahasa yang membuatmu enjoy dalam bermedia sosial. Bisa berbahasa formal, santai, sederhana, bercanda, dan lain sebagainya. Jika mau berbahasa gaul bisa nih ala-ala postinganku yang ini.

d. Gaya Bicara

Faktor lain yang juga menjadi perhatian adalah gaya bicara. Pilihannya bermacam-macam. Apakah kamu akan selalu blak-blakan dan kritis? Atau kamu malah bergaya bicara yang sopan dan elegan? Pikirkanlah baik-baik. 

5. Konsisten

Tips terakhir adalah konsisten yang mana selalu menjadi faktor wajib di semua bidang. Dalam aktifitas berjejaring sosial di Twitter, konsisten adalah nilai yang sangat penting. Mulai dari penggunaan bahasa, topik postingan, karakter yang ditonjolkan, hingga waktu untuk menayangkan setiap konten. Tujuanmu akan semakin dekat jika semau itu dilakukan dengan tekun.



Menciptakan branding yang menarik perhatian banyak orang tentu bukanlah hal yang mudah dan instan. Mie instan aja harus dimasak, yeee kan? Branding di media sosial, terutama Twitter sangat memberi dampak positif yang signifikan. Cobalah menerapkan tips dan trik yang kubagikan ini dengan sunguh—sungguh. Semoga berhasil!



Miela Baisuni
Jatuh cinta pada buku sejak sekolah menengah, menulis adalah kecintaan mulai usia yang kalau ditanya jujur terus jawabannya. Sekarang milih fotografi dan travelling sebagai pelengkap hobi sebelumnya. Nice to see you!

Related Posts

Post a Comment